Tahapan di Rumah Sakit Saat Melahirkan: Dari Masuk Hingga Pulang
Setelah 9 bulan kontrol kehamilan, akhirnya waktu melahirkan tiba. Tas sudah siap. Apa yang terjadi setelah Anda sampai di rumah sakit? Ini alurnya, terutama untuk ibu yang baru pertama kali melahirkan.
1. Pendaftaran dan Pemeriksaan Awal (Triage)
Saat tiba, dokter akan memeriksa apakah persalinan benar-benar sudah dimulai. Ini hanya bisa dipastikan lewat pemeriksaan dalam (VT), bukan USG. Dokter akan cek pembukaan serviks, apakah ada air ketuban pecah atau perdarahan.
Jika belum ada pembukaan dan kondisi bayi (USG & NST) normal, Anda akan dipulangkan dan diminta kembali saat kontraksi lebih sering. Bawa selalu semua hasil USG dan lab saat ke RS.
Jika usia kehamilan masih prematur dan pembukaan masih kecil, Anda akan diobati agar kontraksi berhenti. Jika waktunya sudah cukup atau persalinan sudah maju, Anda akan masuk ke ruang bersalin.
2. Ruang Bersalin (Kala 1) - Ruang Induksi
Anda akan ganti baju khusus RS. Mungkin akan dilakukan lavman (pengosongan usus) agar melahirkan lebih bersih.
Di sini Anda akan merasakan kontraksi hingga pembukaan lengkap (9-10 cm). Setiap 1-2 jam akan dilakukan pemeriksaan dalam untuk melihat kemajuan pembukaan. Jika kontraksi lemah, akan diberi induksi (infus perangsang).
Detak jantung bayi dipantau dengan NST secara berkala. Selama di sini, Anda tidak boleh makan dan minum untuk antisipasi jika tiba-tiba butuh operasi.
Di beberapa RS modern, tempat tidur di ruang ini bisa diubah langsung menjadi meja melahirkan.
3. Ruang Melahirkan - Persalinan Normal
Jika pembukaan sudah lengkap 10 cm dan kepala bayi sudah terlihat, Anda akan dipindahkan ke ruang melahirkan. Anda akan berbaring seperti posisi pemeriksaan ginekologi.
Dokter/bidan akan membersihkan area vagina dengan antiseptik. Saat kontraksi datang, Anda akan diminta menarik napas dan mengejan. Jika perlu, akan dilakukan episiotomi (gunting perineum) dengan bius lokal, jadi tidak terasa sakit.
Setelah kepala, bahu, perut dan kaki bayi keluar, bayi lahir sempurna. Tali pusat akan digunting. Warna kulit bayi yang agak kebiruan dan adanya verniks (lapisan putih berminyak) adalah normal.
4. Pengeluaran Plasenta dan Jahitan
Setelah bayi lahir, tunggu 5-10 menit agar plasenta (ari-ari) keluar sendiri. Anda tidak akan merasa sakit. Setelah plasenta keluar, jika ada episiotomi, akan dijahit dengan bius lokal.
Jika plasenta tidak keluar, akan dilakukan tindakan dengan bius total.
5. Rawat Inap, Menyusui, dan Pulang
- Jika Caesar: Anda akan dipersiapkan di bangsal, lalu dibawa ke ruang operasi. Setelah operasi, observasi 1-2 hari di bangsal. Anda akan diajari menyusui dan merawat bayi.
- Jika Normal: Anda akan dipindah ke kamar rawat. Pendarahan dipantau. Jika tidak ada masalah, Anda bisa langsung berdiri dan menyusui. Bayi akan di samping Anda kecuali jika butuh inkubator/NICU.
Lama rawat inap: lahir normal 1 hari, caesar 1-2 hari. Setelah itu Anda boleh pulang. Kontrol kembali 1 minggu kemudian. Obat akan diresepkan untuk di rumah.

Komentar
Posting Komentar