Teknik Mengejan yang Benar Saat Persalinan Biar Tidak Robek

 Teknik Mengejan yang Benar Saat Persalinan - Agar Tidak Robek dan Bayi Cepat Lahir



Seperti di gambar infografis, mengejan bukan asal ngeden. Ada 3 kunci seperti yang diajarkan bidan.

1. POSISI TUBUH YANG BENAR

  • Semi-Fowler 30-45°: punggung disangga bantal, tidak berbaring datar.
  • Tekuk lutut, tarik kaki ke dada, pegang paha dengan kedua tangan.
  • Dagu ditempel ke dada (Tuck chin to chest) agar tenaga fokus ke bawah, bukan ke wajah.

2. TEKNIK PERNAPASAN YANG BENAR

  • Tarik Napas Dalam: Saat kontraksi mulai, tarik lewat hidung ± 3 detik.
  • Tahan & Dorong: Tahan napas lalu mengejan 5-7 detik, fokus ke bawah seperti BAB.
  • Buang Napas & Istirahat: Buang pelan lewat mulut saat jeda kontraksi. Jangan tahan napas >10 detik agar bayi tetap dapat oksigen.

3. CARA MENGEJAN YANG EFEKTIF

  • Dorong seperti buang air besar, fokuskan tenaga ke perut bawah / perineum.
  • Jaga dagu tetap menempel, bahu rileks.
  • Istirahat saat jeda, tarik napas, simpan energi untuk kontraksi berikutnya.

Kapan Mengejan?
HANYA saat ada kontraksi dan sudah ada instruksi bidan "pembukaan lengkap 10 cm". Mengejan tanpa kontraksi bikin cepat lelah dan perineum robek.

KUNCI: Dorong hanya saat kontraksi, tetap tenang & ikuti arahan bidan.

Peringatan: Artikel ini hanya untuk tujuan informasi kesehatan dan edukasi. Tidak menggantikan diagnosis, saran, atau perawatan medis profesional. Selalu konsultasikan dengan dokter kandungan atau bidan Anda untuk kondisi spesifik Anda.

: edukasi teknik mengejan yang benar saat persalinan - posisi, pernapasan, cara dorong aman www.tandahamil.com

Komentar